Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Kepatuhan Pembatasan Cairan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa di RSUD Balaraja Tangerang

  • Ela Susilawati STIKes Banten
  • Dieta Nurrika STIKes Banten
  • M. Tarmiji Tahir STIKes Banten
Keywords: Gagal ginjal kronik, Pendidikan kesehatan, Kepatuhan pembatasan cairan

Abstract

Pembatasan cairan seringkali sulit dilakukan oleh pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa, terutama jika mereka mengkonsumsi obat-obatan yang membuat membran mukosa kering seperti diuretik, sehingga menyebabkan rasa haus dan klien berusaha untuk minum. Hal ini karena dalam kondisi normal manusia tidak dapat bertahan lebih lama tanpa asupan cairan dibandingkan dengan makanan. Tujuan penelitian ini untuk meneliti bagaimana kepatuhan pasien hemodialisa dalam membatasi asupan cairan sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan.  Penelitian ini menggunakan desain pre experimental dengan pendekatan one group pre- post test design. Pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling minimal dengan jumlah sampel 42 pasien, untuk instrument penelitian menggunakan kuesioner dan observasi berat badan, sedangkan uji statistik menggunakan uji Shapiro wilk. Hasil penelitian menunjukan hasil pengetahuan sig (0,000) lebih kecil dari (0,05) sehingga Ha diterima dan tidak ada hubungan signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan (p = 0,641) sehingga Ho gagal ditolak yang artinya ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan dan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan.

References

Hartati, S, (2016), Pengaruh Pendidikan Kesehatan Asupan Cairan Dengan Media Audiovisual Terhadap Kepatuhan Pembatasan Cairan Pada Pasien Hemodialisa Di Ruang Hemodialisa RSUD DR. Soehadi Prijonegoro Sragen. Skripsi, Surakarta.

Iatanti, Y. P, (2013). Hubungan Antara Masukan Cairan Dengan Interdialityc Weihgt Gains (IDWG) Pada Pasien Chronic Kidney Disease Di Unit Hemodialisa RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.

Kammerer J., G. G, (2007),Adherence in Patients On Dialysis: Strategies for Succes, Sep - Okt Vol 34, No.5, 479-485.

Mubarak & Chayatin, (2009),Ilmu Kesehatan Masyarakat Teori dan Aplikasi.Salemba Medika,Jakarta.

Mubarak, W. I, (2007),Promosi Kesehatan Sebuah Pengantar Proses Belajar Mengajar Dalam pendidikan.Graha Ilmu,Yogyakarta.

Rifka Hanum, s. N, (2015), Pengaruh Pendidikan Kesehatan Secara Individual Tentang Pembatasan Asupan Cairan Terhadap Pengetahuan Tentang Pembatasan Cairan Dan IDWG (Interdialityc Weight Gain) Pada Pasien Hemodialisa, 1426-1434.

Riset Kesehatan Dasar, (2013), Pedoman Pewawancara Petugas Pengumpul Data.Depkes RI Badan Litbangkes, Jakarta.

Riskesdas, (2013),Pokok - Pokok Hasil Riskesdas Provinsi Banten, jakarta.

Sapri, (2008),Asuhan Gagal Ginjal Kronik Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Dalam Mengurangi Asupan Cairan Pada Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Di RSUD Dr. H Abdul Moeluk Bandar Lampung, Diakses Pada Tanggal 10 Maret 2016, Http://Www/Docstoc. Com/6849068/ASUHAN GAGAL GINJAL KRONIK

Smeltzer, S. B, (2008),Textbook of Medical Surgical Nursing: 12 ed,Lippincott Williams, Philadelphia.

Sudoyo, (2014),Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam.
Jilid 2 : Edisi 6, InternaPublishing,Jakarta.

Syamsiah, N, (2011),Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Pasien Ckd Yang Menjalani Hemodialisa Di Rspau Dr Esnawan Antariksa Halim Perdana Kusuma Jakarta,Universitas Indonesia, Depok.
Published
2017-01-01
How to Cite
Susilawati, E., Nurrika, D., & Tahir, M. (2017). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Kepatuhan Pembatasan Cairan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa di RSUD Balaraja Tangerang. JURNAL KESEHATAN, 2(1), 32-40. Retrieved from http://journal.stikesbanten.ac.id/index.php/Kesehatan/article/view/20