Perbedaan Pijat Punggung dan Usap Perut Terhadap Tingkat Nyeri Pada Kala I Persalinan di Rumah Bersalin & Klinik Diana Permata Medika

  • Dian Puspitasari Effendi STIKes Banten
  • Resna A. Soerawidjaja STIKes Banten
  • Destya Fuji Rachmah STIKes Banten
Keywords: Intensitas nyeri, Kala I Persalinan, Pijat punggung, Usap perut

Abstract

Rasa nyeri pada kala I disebabkan oleh kontraksi uterus, pembukaan serviks, peregangan vagina dan dasar panggul. Salah satu upaya untuk mengurangi nyeri kala I dengan nonfarmakologi adalah dengan pijat punggung dan usap perut. Metode Penelitian menggunakan penelitian Quasy Experimental Design dengan rancangan Two Group Pretest-Posttest Design. Metode yang digunakan Accidental Sampling, jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 12 responden, yang dibagi dua kelompok yaitu 6 kelompok intervensi pijat punggung dan 6 kelompok intervensi usap perut. Pengukuran skala nyeri menggunakan Numeric Rating Scale. Analisis menggunakan non-parametrik yaitu Uji Mann-Whitney. Hasil penelitian, pada kelompok intervensi pijat punggung setelah diberikan intervensi terdapat 3 responden dengan nyeri ringan dan 3 responden pada nyeri sedang, sedangkan pada kelompok usap perut setelah diberikan intervensi terdapat 4 responden dengan nyeri ringan dan 2 responden dengan nyeri sedang. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna antara pijat punggung dan usap perut terhadap penurunan tingkat nyeri pada kala I persalinan dengan nilai p = 0,699 ≥ 0,5.

References

Andarmoyo, S., & Suharti. (2013). Persalinan Tanpa Nyeri Berlebihan. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Defiany, Sumarni, Febriani, H., Fatonah, Y., & Erlyta, N. N. (2013). Pendamping Persalinan Sebagai Pengurangan Rasa Nyeri Saat Bersalin. Jurnal Ilmiah Kebidanan.

Hariyanti, I. P. (2014). Pijat Punggung Teknik Effluerage Terhadap Intensitas Nyeri Persalinan Pada Inpartu Kala I Fase Aktif. 6.

Hidayat, A., & Sujiyatini. (2010). Asuhan Kebidanan Persalinan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Indrayani, & Djami, M. E. (2013). Asuhan Persalinan dan Bayi Baru Lahir. Jakarta: CV. Trans Info Media.

Maryunani, A. (2010). Nyeri Dalam Persalinan Teknik dan Cara Penanganannya. Jakarta: CV. Trans Info Media.

Rejeki, S., Nurullita, U., & RN, R. K. (2013). Tingkat Nyeri Pinggang Kala I Persalinan Melalui Teknik Back-Effluerage dan Counter-Pressure. Jurnal Keperawatan Maternitas, 6.

Rohani, Saswita, R., & Marisah. (2011). Asuhan Kebidanan Pada Masa Persalinan. Jakarta: Salemba Medika..

Simkin, P., & Ancheta, R. (2005). Buku Saku Persalinan. Jakarta: EGC.

Sulistyawati, A., & Nugraheny, E. (2012). Asuhan Kebidanan Pada Ibu Bersalin. Jakarta: Salemba Medika.

Sumarah, Widyastuti, Y., & Wiyati, N. (2009). Perawatan Ibu Bersalin. Yogyakarta: Fitramaya.

Whalley, J., Simkin, P., & Keppler, A. (2008). Kehamilan & Persalinan. Jakarta: PT. Bhuana Ilmu Populer.
Published
2019-06-20
How to Cite
Effendi, D., Soerawidjaja, R., & Rachmah, D. (2019). Perbedaan Pijat Punggung dan Usap Perut Terhadap Tingkat Nyeri Pada Kala I Persalinan di Rumah Bersalin & Klinik Diana Permata Medika. JURNAL KESEHATAN, 2(3), 122-131. Retrieved from http://journal.stikesbanten.ac.id/index.php/Kesehatan/article/view/35