GAMBARAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ULANG PASIEN HIPERTENSI DI KLINIK KIMIA FARMA MENDRISIO TAHUN 2023
DOI:
https://doi.org/10.1234/health.v10i1.152Keywords:
Kepatuhan, Kunjungan ulang, HipertensiAbstract
Kepatuhan pasien pada pengobatan penyakit yang bersifat kronis pada umumnya rendah. Rendahnya kepatuhan pasien yang mungkin disebabkan oleh ketidak sengajaan. Penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan dengan menggunakan obat-obatan ataupun dengan cara modifikasi gaya hidup. Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan cross sectional terhadap data primer. Jumlah sampel 100 responden dengan tehnik pengambilan sample purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi menggunakan uji lembar chek-list kuesioner. Hasil penelitian : Diketahui bahwa gambaran kepatuhan kunjungan ulang pada pasien hipertensi berdasarkan karakteristik mayoritas usia dewasa akhir (71 %), jenis kelamin laki-laki (72 %), Pendidikan SMA (54%), memiliki pekerjaan di perusahaan swasta (52%), lama pengobatan <5 tahun (54 %), dan kepatuhan berobat cukup (58%). Kesimpulan : penelitian kepatuhan ini dapat digunakan sebagai metode pembelajaran untuk mengetahui kepatuhan pasien hipertensi dalam pengobatannya. Saran : Fasilitas kesehatan merupakan sarana dalam pelayanan, disarankan dapat memberikan motivasi terhadap pasiennya dalam melakukan kunjungan ulang pasien yang terdiagnosa hipertensi agar tidak terjadi komplikasi.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
1. Hak cipta pada artikel apa pun dipegang oleh penulis.
2. Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
3. Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan. 5.Artikel dan semua materi yang diterbitkan terkait didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0