Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis Pada Pasien TB Di RS Qadr Tahun 2024
Penelitian
Abstract
Tuberkulosis (TB) merupakan penyebab kematian nomor 13 di dunia. Di Indonesia menjadi negara dengan urutan kedua penderita TBC terbanyak di dunia setelah India, diikuti oleh China, Filipina, Pakistan, Nigeria, Bangladesh dan Republik Demokratik Kongo. Diindonesia tepatnya dibanten pemeriksaan kesehatan provinsi terdapat 0,76% kasus, angka pemeriksaan atau diagnosis tuberkulosis pada dahak 69,0%, rontgen dada 83,3%, tes Mantoux 33,7%. Tujuan penelitian mengetahui Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) Pada Pasien TB Di Poli Paru Rumah Sakit Qadr Tangerang. Metode penelitian menggunakan pendekatan cross sectional, pengambilan sampel menggunakan perhitungan rumus lemeshlow dengan Teknik purposive sampling, sampel yang diperoleh 93 pasien TB Di Poli Paru Rumah Sakit Qadr Tangerang. Hasil penelitian berdasarkan analisis bivariat pada uji statistic menunjukkan nilai P-Value <0,05 sehingga Adanya hubungan faktor sosiodemografi pada jarak kepelayanan kesehatan, faktor perlakukan lama pengobatan dan pengetahuan terhadap kepatuhan minum OAT dan terdapat nilai P-value >0,05 bahwa tidak ada hubungan faktor sosiodemografi pada usia, jenis kelamin, status pekerjaan, dan tingkat pendidikan, faktor perlakuan pada riwayat pengobatan dan jumlah obat yang diminum dengan kepatuhan minum OAT. Adanya hubungan faktor sosiodemografi pada jarak kepelayanan kesehatan, faktor perlakukan lama pengobatan dan pengetahuan terhadap kepatuhan minum OAT Pada Pasien TB Di Poli Paru Rumah Sakit Qadr Tangerang dan tidak ada hubungan faktor sosiodemografi pada usia, jenis kelamin, status pekerjaan, dan tingkat Pendidikan, faktor perlakuan pada riwayat pengobatan dan jumlah obat yang diminum dengan kepatuhan minum OAT Pada Pasien TB Di Poli Paru Rumah Sakit Qadr Tangerang.
Downloads
References
Du, L., Chen, X., Zhu, X., Zhang, Y., Wu, R., Xu, J., Ji, H., Zhou, L., & Lu, X. (2020). Determinants of medication adherence for pulmonary tuberculosis patients during continuation phase in Dalian, Northeast China. Patient Preference and Adherence, 14, 1119–1128. https://doi.org/10.2147/PPA.S243734
Kemenkes. (2023). data TB indonesia.
Kesehatan, K. (2020). pedoman nasional pelayanan kedokteran tatalaksana tuberkulosis.
Monita, B., & Fadhillah, H. (2021). Hubungan Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien TB. Indonesian Journal of Nursing Science and Practices, 1, 27–32.
Nezenega, Z., Lewis, L., & Maeder, A. (2020). Factors Influencing Patient Adherence to Tuberculosis Treatment in Ethiopia: A Literature Review. Environment Research and Public Health.
Novalisa, Susanti, R., & Nurmainah. (2022). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Penggunaan Obat Tuberkulosis pada Pasien di Puskesmas. Journal Syifa Sciences and Clinical Research (JSSCR), 4(2), 342–353.
Riskesdas. (2018). laporan nasional Riskesdas.
Adhanty, S., & Syarif, S. (2023). Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Tuberkulosis dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya: Tinjauan Sistematis. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 7(1), 2.
Samsuri, U. F., Setiawan, Y., Idrus, M., Fajri, R., Masyarakat, F. K., Sriwijaya, U., & Kesehatan, D. (2024). Hubungan Karakteristik Pasien Dan Riwayat Pengobatan Terhadap Kepatuhan Pengobatan Tuberkulosis Kota Palembang. 8 (April), 392–402.
WHO. (2022). world health organization.
Yadav, R., Kaphle, H., Yadav, D., & Marahatta, S. (2021). Health related quality of life and associated factors with medication adherence among tuberculosis patients in selected districts of Gandaki Province of Nepal. Journal of Clinical Tuberculosis and Other Myobacterial Disease.
Wiratmo, P. A., & Setyaningsih, W. (2021). Riwayat Pengobatan, Efek Samping Obat dan Penyakit Penyerta Pasien Tuberkulosis Paru Terhadap Tingkat Kepatuhan Berobat. CoMPHI Journal: Community Medicine and Public Health of Indonesia Journal, 2(1), 30-36.
Copyright (c) 2026 Titi Permaini, Yul Adrianis, Dieta Nurrika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
1. Hak cipta pada artikel apa pun dipegang oleh penulis.
2. Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
3. Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan. 5.Artikel dan semua materi yang diterbitkan terkait didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0




