Hubungan Asupan Nutrisi Dengan Kejadian Stunting Di Desa X Pada Tahun 2025
Abstract
Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang masih menjadi isu kesehatan masyarakat di Indonesia. Salah satu faktor yang berperan penting dalam kejadian stunting adalah asupan nutrisi yang tidak adekuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan nutrisi dengan kejadian stunting pada balita usia 1–5 tahun di Desa Jampang Kecamatan Gunung Sindur tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 50 balita yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data asupan nutrisi dikumpulkan melalui kuesioner, sedangkan kejadian stunting ditentukan berdasarkan pengukuran tinggi badan menurut umur (TB/U) sesuai standar WHO. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi stunting sebesar 22%. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara asupan nutrisi dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai p-value = 0,006 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa asupan nutrisi berhubungan secara signifikan dengan kejadian stunting pada balita. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi gizi kepada orang tua serta pemantauan pertumbuhan balita secara berkelanjutan sebagai upaya pencegahan stunting
Downloads
Copyright (c) 2026 Happy Novriyanti Purwadi, Anisa Ratna Kinanti, Boy S Sabarguna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
1. Hak cipta pada artikel apa pun dipegang oleh penulis.
2. Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
3. Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan. 5.Artikel dan semua materi yang diterbitkan terkait didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0




