Hubungan Asupan Nutrisi Dengan Kejadian Stunting Di Desa X Pada Tahun 2025

  • Happy Novriyanti Purwadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten https://orcid.org/0000-0002-5908-5120
  • Anisa Ratna Kinanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten
  • Boy S Sabarguna Universitas Indonesia
Keywords: Asupan Nutrisi, Stunting, Balita

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang masih menjadi isu kesehatan masyarakat di Indonesia. Salah satu faktor yang berperan penting dalam kejadian stunting adalah asupan nutrisi yang tidak adekuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan nutrisi dengan kejadian stunting pada balita usia 1–5 tahun di Desa Jampang Kecamatan Gunung Sindur tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 50 balita yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data asupan nutrisi dikumpulkan melalui kuesioner, sedangkan kejadian stunting ditentukan berdasarkan pengukuran tinggi badan menurut umur (TB/U) sesuai standar WHO. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi stunting sebesar 22%. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara asupan nutrisi dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai p-value = 0,006 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa asupan nutrisi berhubungan secara signifikan dengan kejadian stunting pada balita. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi gizi kepada orang tua serta pemantauan pertumbuhan balita secara berkelanjutan sebagai upaya pencegahan stunting

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-01-21
How to Cite
Purwadi, H., Kinanti, A., & Sabarguna, B. (2026). Hubungan Asupan Nutrisi Dengan Kejadian Stunting Di Desa X Pada Tahun 2025. JURNAL KESEHATAN, 11(2), 25-32. Retrieved from https://journal.stikesbanten.ac.id/index.php/Kesehatan/article/view/213