HUBUNGAN MINUM ALKOHOL DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA DI PULAU JAWA ANALISIS LANJUT SDKI (2017)
DOI:
https://doi.org/10.1234/sr5a2s42Keywords:
Alkohol, perilaku seksual pranikah, remaja, SDKI 2017, Pulau Jawa.Abstract
Latar Belakang: Perilaku minum alkohol pada remaja menjadi isu yang memprihatinkan karena dapat memicu berbagai perilaku berisiko, termasuk hubungan seksual pranikah. Konsumsi alkohol dapat menurunkan kontrol diri dan meningkatkan hasrat seksual, yang berdampak negatif terhadap kesehatan reproduksi remaja.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara perilaku minum alkohol dengan perilaku seksual pranikah pada remaja di Pulau Jawa berdasarkan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan data sekunder dari SDKI 2017. Sampel penelitian terdiri dari 3.454 remaja usia 15–24 tahun yang belum menikah dan berdomisili di Pulau Jawa. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square.
Hasil: Sejumlah 3,6% remaja diketahui pernah mengonsumsi alkohol, dan 1,1% dari total sampel mengaku pernah melakukan hubungan seksual pranikah. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara konsumsi alkohol dan perilaku seksual pranikah (p-value = 0,000; OR = 0,019; 95% CI = 0,009–0,037), yang mengindikasikan bahwa remaja yang minum alkohol memiliki peluang lebih besar untuk melakukan hubungan seksual pranikah dibandingkan remaja yang tidak mengonsumsi alkohol.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi alkohol dengan perilaku seksual pranikah pada remaja di Pulau Jawa. Diperlukan intervensi edukatif dan preventif untuk mengurangi konsumsi alkohol di kalangan remaja dan mencegah perilaku seksual berisiko.
Downloads
References
BPOM RI. (2012). Standar keamanan dan mutu minuman beralkohol. Peratur Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Nomor 14 Tahun 2016. p 1–17.
Padmaningrum RT. (2012). Rokok Mengandung Zat Adiktif yang Berbahaya Bagi Kesehatan. Journal. p 1–7.
Kraus L, Room R, Livingston M, Pennay A, Holmes J, Törrönen J. (2024). Long waves of consumption or a unique social generation? Exploring recent declines in youth drinking. Addict Res Theory [Internet]. Available from: https://www.tandfonline.com/doi/abs/10. 1080/16066359.2019.1629426
[Internet]. [cited 2024 Jan 9]. Available from: https://archive.org/details/LaporanSDKI 2017/page/n23/mode/2up.
Handayani RCBTH. (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Remaja Terhadap Konsumsi Alkohol Pada Siswa Sma Negeri Di Wilayah Kecamatan Boja. J Kesehat Masy. p 8(1):1–8.
Astuti Dwi RM. (2022). Perilaku Seks Bebas Pada Remaja. Abdimas Indones. p 80–4.
Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan [Internet]. [cited 2024 Jan 9]. Available from: https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/29/kesehatan-reproduksi-remaja-permasalahan-dan-upaya-pencegahan
Sisy Rizkia Putri. (2020). Jurnal Penelitian Perawat Profesional Pencegahan Tetanus. Br Med J. p 1333–6.
Mulyati, V., Iwa, K. R., & Hepilita, Y. (2021). Hubungan Konsumsi Alkohol Dengan Perilaku Seks Pranikah Pada Remaja Di Kelurahan Karot. Jurnal Wawasan Kesehatan, 6(10), 89-98. Wawasan Kesehat [Internet]. (2021) Dec 20 [cited 2024 Jan 9];6(2):89–98. Available from: https://stikessantupaulus.e-journal.id/JWK/article/view/127
Silmi FI. ()2024. Analisis Kebutuhan Pendidikan Pencegahan Perilaku Berisiko pada Remaja di Kabupaten Magelang. J Promosi Kesehat Indones [Internet]. p 51–Available from: https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jp ki/article/view/24104
Murti, F. A. K. (2024). Generalized gamma regression for analyzing alcohol consumption survivability. Jurnal Biometrika dan Kependudukan, 13(2), 219–229. https://doi.org/10.20473/jbk.v13i2.2024.219-229
Prasetyo, Y. B., Wardojo, S. S. I., Laksono, A. D., et al. (2022. Determinant factors of alcohol consumption among Indonesian adolescents through parents' attention: Findings from a national survey. Florence Nightingale Journal of Nursing, 30(3), 238–244. https://doi.org/10.5152/FNJN.2022.22002
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 fransiska haryati, Surya Zoel Mahendra, Restu Octasila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
1. Hak cipta pada artikel apa pun dipegang oleh penulis.
2. Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
3. Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan. 5.Artikel dan semua materi yang diterbitkan terkait didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0