Perbedaan Pengetahuan Pola Makan Pasien Diabetes Sebelum Dan Sesudah Diberikan Leaflet di RSU Kota Tangerang Selatan
Keywords:
Pengetahuan, Pola makan, Diabetes mellitusAbstract
Indonesia sebagai salah satu Negara berkembang mengalami peningkatan kasus diabetes melitus yang cukup tinggi seperti laporan hasil survey kesehatan rumah tangga (SKRT) tahun 2004, perbedaan pengetahuan pola makan pasien penyakit diabetes sebelum dan sesudah diberikan leaflet di Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan rancangan Pre-Eksperimental Design dengan pendekatan One Group Pre-Post Test Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik assidental sampling dengan jumlah sampel 36 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu uji McNemar Test. Hasil Penelitian diperoleh pengetahuan sebelum di intervensi (Pre-Test) didapatkan hasil kategori pasien dengan frekuensi 11,1% sedangkan pengetahuan yang kurang baik didapatkan sebanyak 32 pasien dengan frekuensi 88,9%. Pengetahuan sesudah di lakukan intervensi pengetahuan baik sebanyak 29 pasien dengan frekuensi 80,6% sedangkan pengetahuan yang kurang baik didapatkan sebanyak 7 pasien dengan frekuensi 19,4%. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan adanya perbedaan yang signifikan. Kesimpulan terdapat perbedaan pola makan pasien penyakit diabetes sebelum dan sesudah diberikan leaflet.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
1. Hak cipta pada artikel apa pun dipegang oleh penulis.
2. Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
3. Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan. 5.Artikel dan semua materi yang diterbitkan terkait didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0