Perbedaan Perkembangan Bahasa Balita Usia 1-5 Tahun Yang Diasuh oleh Orang Tua Dengan Balita Yang Dititipkan di Tempat Penitipan Anak

Penulis

  • Sri Damayanti STIKes Banten
  • Tantri Wenny STIKes Banten

Kata Kunci:

Perkembangan bahasa, Balita, Orang tua, Tempat penitipan anak

Abstrak

Keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan merupakan masalah yang serius bagi negara maju maupun negara berkembang didunia. Kejadian terjadinya gangguan bicara dan bahasa terus meningkat dilihat dari angka prevelensi keterlambatan kemampuan bahasa pada anak usia 2-4,5 tahun adalah 5-8% mengalami keterlambatan berbicara dan 2,3- 19% mengalami keterlambatan bahasa. Desain penelitian ini merupakan penelitian komparatif kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel mengunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 120 sampel. Instrument yang digunakan adalah DDST. Teknik analisa meggunakan uji fisher. Hasil yang didapatkan ada perbedaan perkembangan bahasa balita usia 18-24 bulan (p value= 0,30), 24-36 (p value= 0,029). Penelitian ini juga menggambarkan tidak ada perbedaan perkembangan bahasa balita usia 36-48 bulan ( p value= 0,196), usia 36-48 bulan (p value= 1,000). Pengasuh dan ibu dapat memberikan stimulasi yang tepat agar perkembangan bahasa anak menjadi lebih optimal.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2019-06-20

Cara Mengutip

Perbedaan Perkembangan Bahasa Balita Usia 1-5 Tahun Yang Diasuh oleh Orang Tua Dengan Balita Yang Dititipkan di Tempat Penitipan Anak. (2019). JURNAL KESEHATAN, 2(4), 214-219. https://journal.stikesbanten.ac.id/index.php/Kesehatan/article/view/30