Perubahan Pola Makan dan Aktivitas Fisik Setelah Pemberian Edukasi Gizi Pada Siswa di SMPN 30 Makassar
Keywords:
Edukasi Gizi, Obesitas, Pola makan, Aktivitas fisik, Status giziAbstract
Obesitas menjadi masalah di seluruh dunia karena prevalensinya yang meningkat pada orang dewasa dan anak baik di negara maju maupun Negara sedang berkembang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pra-eksperimen dengan rancangan pre-post test design untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi terhadap perubahan pola makan, aktivitas fisik, berat badan dan status gizi remaja di SMPN 30 Makassar. Pengambilan sampel dilakukan secara non random sampling dengan teknik pengambilan sampel purposive. Hasil penelitian menunjukan terjadi penurunan asupan energi, protein, lemak dan karbohidrat (berturut-turut sebesar 318.33 Kkal, 14.26 gr, 19.58 gr dan 39.8 gr), sedangkan asupan serat meninggkat sebesar 4.88 gr. Nilai Mets aktivitas fisik meningkat sebesar 0.29. Rata-rata penurunan berat badan sebesar 1.02 kg. Tidak terjadi perubahan status gizi (100% Obesitas) namun terjadi penurunan nila Z-score sebesar 0.14. Sebagai kesimpulan, setelah pemberian edukasi selama 3 minggu terjadi perbaikan pola makan, aktivitas fisik, dan penurunan berat badan pada remaja obesitas. Disarankan pada responden untuk menurunkan asupanĀ energinya dan meningkatkan asupan serat, meningkatkan aktivitas fisik dan senantiasa mengontrol perubahan berat badan.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
1. Hak cipta pada artikel apa pun dipegang oleh penulis.
2. Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
3. Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan. 5.Artikel dan semua materi yang diterbitkan terkait didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0