FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI VAKSINASI COVID-19 DOSIS KE-2 PADA USIA DEWASA DI UPT PUSKESMAS SETU TAHUN 2021

Authors

  • Ela Susilawati Keperawatan, Jurusan Sarjana Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten
  • Dewi Sri Vera Keperawatan, Jurusan Sarjana Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten
  • Nita Ratna Dewanti Keperawatan, Jurusan Sarjana Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten

Keywords:

vaksinasi, Covid-19, usia dewasa, faktor-faktor

Abstract

Latar belakang Coronavirus adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Ada dua jenis coronavirus yang diketahui menimbulkan gejala berat seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Tujuan mengetahui apakah faktor H.L Blum (faktor herediter, layanan Kesehatan, gaya hidup dan lingkungan mempengaruhi vaksinasi Covid-19 pada usia dewasa. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriftif kuantitatif dengan pendekatan survey menggunakan Teknik random sampling dengan kuisioner yang disebar secara online. Hasil Penelitian sudah melakukan vaksinasi 98%, heriditer ada 34%, tidak ada 66%, pelayanan kesehatan ada 15%, tidak ada 85%, gaya hidup ada 21%, tidak ada 79 dan lingkungan ada 9%,tidak ada 91%. Kesimpulan 98% responden sudah melakukan vaksinasi Covid-19 dosis ke 2. 34% responden memiliki riwayat penyakit herediter, 66% responden tidak memiliki riwayat penyakit herediter, 15% responden menjawab ada layanan kesehatan 85% responden menjawab tidak ada layanan kesehatan , 21% responden menjawab ada pengaruh gaya hidup 79% responden menjawab tidak ada pengaruh gaya hidup dan 9% responden menjawab bahwa ada pengaruh faktor lingkungan, 91% responden menjawab tidak ada pengaruh fakktor lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2021-07-25

How to Cite

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI VAKSINASI COVID-19 DOSIS KE-2 PADA USIA DEWASA DI UPT PUSKESMAS SETU TAHUN 2021. (2021). JURNAL KESEHATAN, 7(1), 26-33. https://journal.stikesbanten.ac.id/index.php/Kesehatan/article/view/103