The Relationship of the 5M Health Protocol to Learning Activities for Adolescents in the Kp. Cibelut Region, Cisauk RT 03 RW 01 in 2021
Keywords:
Health Protocol, Compliance, LearningAbstract
Health protocols are a way that needs to be applied to prevent the spread and infection, namely by carrying out a healthy lifestyle according to health protocols. Implementation of health protocols is very necessary to break the Covid-19 chain.This 5m health protocol movement consists of 1) Wearing a mask, 2) Washing hands, 3). Keep your distance, 4). Avoid crowds, and 5) Reduce mobility.The government's policy that requires the public to carry out physical distancing causes students to have to do online learning at home. The Design Research Method in this study is a cross sectional study, with a sample of 42 respondents. The measuring tool used is a questionnaire link using a google form. The results showed that the relationship between profit and loss on adherence to learning activities P. Value 0.225 > (0.05) means that there is no relationship between the advantages and disadvantages of implementing the 5M health protocol that is felt by adolescents with compliance in learning readiness. Conclusion Based on the statistical test, P value was obtained. Value 0.225 > (0.05) meaning that there was no relationship between the advantages and disadvantages of implementing the 5M health protocol felt by adolescents with compliance in learning readiness.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
1. Hak cipta pada artikel apa pun dipegang oleh penulis.
2. Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
3. Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan. 5.Artikel dan semua materi yang diterbitkan terkait didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0