FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI PADA ANAK USIA 0-14 BULAN DIMASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH POSYANDU DELIMA I DESA SURADITA, KECAMATAN CISAUK TAHUN 2022
Keywords:
Pengetahuan, Sikap, Pemberian Imunisasi DasarAbstract
Adanya COVID-19 yang terjadi secara global pada tanggal 30 Januari 2020, menyampaikan dampak dari pelaksanaan program kesehatan yang mengakibatkan terganggunya segmen pelayanan kesehatan rutin seperti imunisasi di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi usia 0-14 bulan di masa pandemi COVID-19 di wilayah Posyandu Delima I Desa Suradita. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan menggunakan Metode Pengambilan Sampel metode Non probability dengan teknik Purposive Sampling. Sampel yang diperoleh sebanyak 80 responden. Hasil penelitian statistik menggunakan uji chi square dengan hasil p value 0,395 >0,05 menunjukkan tidak adanyahubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pemberian imunisasi dasar pada anak usia 0-14 bulan di masa pandemi Covid-19 dan hasil p value 0,738>0,05 menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara sikap dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada anak usia 0-14 bulan di masa pandemi Covid-19. Kesimpulan pada hasil penelitian ini yang didapatkan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan pemberian imunisasi dasar pada anak usia 0-14 bulan di masa pandemi Covid-19 dan tidak adanya hubungan antara sikap dengan pemberian imunisasi dasar pada anak usia 0-14 bulan di masa pandemi Covid-19 di Wilayah Posyandu Delima I Desa Suradita, Kecamatan Cisauk Tahun 2022. Disarankan memberitahukan bagaimana cara kerja imunisasi, efek samping dan manfaat dari imunisasi. Menginformasikan kepada masyarakat kapan jadwal imunisasi tersebut dilaksanakan.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
1. Hak cipta pada artikel apa pun dipegang oleh penulis.
2. Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
3. Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan. 5.Artikel dan semua materi yang diterbitkan terkait didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0