UJI VALIDITAS DAN UJI RELIABILITAS INSTRUMENT DETEKSI GEJALA DEPRESI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BENDA BARU TAHUN 2022
Keywords:
lansia, gejala depresi, instrumentAbstract
Pendahuluan : Prevalensi depresi di dunia diperkirakan 5-10% pertahun dan suatu waktu presentasenya bisa mencapai dua kali lipatnya (Anugrahanti et al 2022).Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi instrument baru deteksi gejala depresi pada lansia yang valid dan reriabel yang digunakan untuk gejala depresi pada lansia. Metode penelitian : penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional study dengan menggunakan teknik non-probability dengan teknik metode purposive sampling dengan kuesioner yang disebarkan kepada kader sebagai subjek dan lansia sebagai objek sebanyak 112 responden, waktu penelitian dilakukan dari 6 juli-18 juli 2022 di wilayah kerja puskesmas benda baru pamulang, tangerang selatan. Hasil penelitian : hasil uji reliabilitas cronbach’alpha 1 dari 16 pertanyaan ditemukan pertanyaan nomor 8 memiliki tingkat korelasi yang sangat rendah terhadap semua pertanyaan dengan kemaknaan 0,971 dikatakan nilai tertinggi maka tingkat reliabilitas data akan semakin baik dapat dikatakan sebagai instrument yang handal. Dalam pengujian cronbach’alpha sebesar 0,971, termasuk dalam kategori reliabilitas tinggi dengan angka 0,971>0,05. Nilai cronbach’alpha cukup di temukan pertanyaan nomor 12 dan 13 dengan nlai 0,557 dan 0,467. Sehingga dapat di simpulkan bahwa pertanyaan yang terdapat dalam kuesioner dengan nilai tinggi yang di gunakan dalam penelitian ini dapat dipercaya.Kesimpulan: uji validitas dan reliabilitas instrument telah memenuhi kriteria nilai dapat digunakan dalam mengukur gejala depresi pada lansia dimasyarakat.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
1. Hak cipta pada artikel apa pun dipegang oleh penulis.
2. Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
3. Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan. 5.Artikel dan semua materi yang diterbitkan terkait didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0