GAMBARAN TINGKAT DEPRESI PADA ORANG LANJUT USIA DENGAN MENGGUNAKAN GERIATRIC DEPRESSION SCALE (GDS) DI PANTI STELLA MARIS TANGERANG SELATAN
Keywords:
tingkat depresi, lanjut usia, geriatric depression scale (GDS)Abstract
Pendahuluan : Depresi merupakan satu masa terganggunya fungsi manusia yang berkaitan dengan alam perasaan yang sedih dan gejala penyertanya, termasuk perubahan pada pola tidur dan nafsu makan, psikomotor, konsentrasi, kelelahan, rasa putus asa dan tidak berdaya, serta bunuh diri. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Tingkat Depresi Pada Orang Lanjut Usia. Metode : Penelitian ini menggunakan Desain Penelitian Deskriptif (Analisa Deskripif) yaitu suatu pengolahan data dengan menggambarkan dan meringkas data dengan cara ilmiah dalam bentuk tabel dan grafis. Salah satu pengamatan yang dilakukan pada tahap analisa deskriptif adalah pengamatan terhadap tabel frekuensi terdiri dari kolom-kolom yang memuat frekuensi dan presentasi untuk setiap kategori. Hasil penelitian : Gambaran faktor usia, jenis kelamin, status perkwinan. Kesumpulan : Karakteristik lansia di Panti Stella Maris Tangerang Tahun 2020 yaitu berjenis kelamin responden perempuan yang berjumlah 86,7% (26 orang) dan laki-laki berjumlah 13,3% (4 orang), berusia 60-74 sebanyak 45,2% (14 orang) dan yang berusia 75-90 sebanyak 48,4% (15 orang) berusia 86-90 hanya 3,2% (1 oang) , dan yang berstatus janda/duda sebanyak 83,3% (25 orang) dan yang tidak kawin berjulah 16,7% (5 orang). Lansia di Panti Stella Maris Tangerang yang mengalami Depresi Ringan adalah 51,6% (16 orang). Lansia di Panti Stella Maris Tangerang yang mengalami Depresi Sedang adalah 33,5% (11 orang). Lansia di Panti Stella Maris Tangerang yang mengalami Depresi Berat adalah 9,7% (3 orang).
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
1. Hak cipta pada artikel apa pun dipegang oleh penulis.
2. Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
3. Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan. 5.Artikel dan semua materi yang diterbitkan terkait didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0