HUBUNGAN WFH TERHADAP AKTIVITAS FISIK SEHARI- HARI PADA GURU DALAM MASA PANDEMI COVID-19 DI SMAN 12 KOTA TANGERANG SELATAN
Keywords:
WFH, aktivitas fisik sehari-hari, Covid-19Abstract
Pendahuluan : WFH berarti bekerja dari rumah yang secara umum biasanya diartikan dengan cara kerja karyawan yang berada di luar kantor. Sedangkan Virus corona adalah penyebab penyakit menular yang menyerang infeksi saluran pernafasan, ditemukan pada Desember 2019 di Wuhan, China. Tujuan : Mengetahui hubungan WFH terhadap aktivitas fisik sehari-hari pada guru dalam masa pandemi covid-19 di SMAN 12 kota Tangerang Selatan. Hasil penelitian : Terdapat hubungan WFH terhadap aktivitas fisik sehari – hari pada guru dalam masa pandemi covid-19 di SMAN 12 kota Tangerang Selatan dengan hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai P-Value 0,01 ≤ α (0,05), sehingga hipotesis diterima. Kesimpulan : 1.Diketahui hasil distribusi frekuensi WFH pada guru dengan durasi WFH ≥ 20 jam sebanyak 47,8%, sedangkan guru dengan durasi WFH < 20 jam lebih banyak dengan persentase 52,2%. Dan hasil distribusi frekuensi aktivitas fisik sehari – hari pada guru dengan durasi WFH ≥ 20 jam tergolong ringan dengan persentase 41,3%, sedangkan guru dengan durasi WFH < 20 jam memiliki aktivitas fisik yang tergolong sedang dengan persentase 34,8%.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
1. Hak cipta pada artikel apa pun dipegang oleh penulis.
2. Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
3. Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan. 5.Artikel dan semua materi yang diterbitkan terkait didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0