GAMBARAN CITRA TUBUH PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PRAKTEK BIDAN SWASTA KELURAHAN JELUPANG
Keywords:
Citra TubuhAbstract
Kehamilan trimester III terjadi pada usia 28-40 minggu, dimana kehamilan ini sering disebut periode penantian, gerakan bayi dan membesarnya perut merupakan dua hal yang mengingatkan ibu akan bayinya. Pada kehamilan trimester III ini mengalami perubahan baik secara fisik, psikologis, seksual, maupun spiritual. Dan perubahan-perubahan itu akan saling berkaitan, seperti perubahan fisik yang dapat memberikan dampak menuju ke perubahan psikologis, Perubahan yang terjadi pada ibu hamil jika tidak bisa beradaptasi maka akan menjadi masalah.Perubahan fisik yang terjadi pada trimester III adalah sakit pada bagian tubuh belakang, payudara akan mengeluarkan cairan berupa kolostrum, konstipasi karena tekanan rahim yang membesar kearah usus, varises yang timbul di daerah panggul dan kaki, bengkak pada kaki dan terkadang terjadi pembengkakkan pada tangan, dan terjadi masalah tidur. Pada trimester ketiga rasa tidak nyaman timbul kembali, dan banyak ibu yang merasa aneh dan jelek. Kecemasan dan ketegangan semakin meningkat, oleh karena itu perubahan postur tubuh atau terjadi gangguan body image, merasa tidak feminim menyebabkan rasa takut perhatian suami berpaling. 6-8 minggu menjelang persalinan, sukar tidur dikarenakan kondisi fisik atau frustasi terhadap persalinan. Dan perubahan ini akan mempengaruhi citra tubuh pada ibu hamil.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
1. Hak cipta pada artikel apa pun dipegang oleh penulis.
2. Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
3. Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan. 5.Artikel dan semua materi yang diterbitkan terkait didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0