Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Onset Pengeluaran ASI Pada Ibu Post Partum Sectio Caesarea

Penulis

  • Dian Puspita Efendi STIKes Banten
  • Kamaluddin Latief STIKes Banten
  • Dedeh Musyahadah STIKes Banten

Kata Kunci:

Onset pengeluaran ASI, Ibu Post Partum Sectio Caesaria, Pijat Oksitosin

Abstrak

 

Tidak keluarnya ASI pada hari-hari pertama setelah melahirkan menjadi salah satu penyebab tidak terwujudnya pemberian ASI ekslusif. Terlambatnya pengeluaran ASI dapat disebabkan oleh terhambatnya sekresi oksitosin yang sangat berperan dalam kelancaran pengeluaran ASI. Pijat oksitosin merupakan salah satu cara yang efektif untuk merangsang sekresi oksitosin. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI pada ibu bersalin. Peneliti menggunakan rancangan Post Test Only with Contol Group. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Nonprobality Sampling dengan Consecutive Sampling. Sampel berjumlah 40 ibu post partum sectio caesarea yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 20 orang kelompok intervensi yang diberikan pijat oksitosin dan 20 orang kelompok kontrol yang tidak diberikan pijat oksitosin. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan data dianalisa dengan uji fisher exact test (tingkat kemaknaan 0.05). Hasil uji fisher exact test menunjukkan didapatkan nilai p value 0,111 yang berarti p>(0,05) yang artinya bahwa tidak ada pengaruh signifikan onset pengeluaran ASI antara ibu post partum SC yang diberikan pijat oksitosin dan yang tidak diberikan pijat oksitosin.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2017-01-01

Cara Mengutip

Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Onset Pengeluaran ASI Pada Ibu Post Partum Sectio Caesarea. (2017). JURNAL KESEHATAN, 2(1), 41-48. https://journal.stikesbanten.ac.id/index.php/Kesehatan/article/view/21